Beberapa Mitos Jawa Yang Masih Dipercaya Masyarakat


Sampai saat ini masih banyak masyarakat Jawa yang masih percaya dengan pertanda atau kejadian-kejadian yang sudah diprediksi dari hal-hal yang di luar nalar seperti mitos. Entah itu mitos tentang jodoh, mitos jawa tentang pernikahan, mitos jodoh tentang kehamilan dan lainnya. Di sini kita akan membahas apa saja mitos-mitos yang masih dipercaya masyarakat Jawa sampai sekarang.

Mitos adalah sesuatu hal di luar nalar atau akal sehat, karena tidak bisa dibuktikan kebenarannya secara ilmiah. Namun, ada beberapa mitos yang sebenarnya masuk akal. Untuk lebih jelasnya, mari baca mitos-mitos jawa berikut ini


Mitos Jawa Yang Masih Dipercaya Masyarakat

Berikut ini beberama mitos jawa yang masih dipercaya masyarakat Jawa dan beberapa daerah lain.


Anak Gadis Duduk di Pintu

Menurut budaya Jawa, anak gadis yang duduk di pintu bisa membuatnya jauh dari jodoh. Bukan cuma di Jawa, mitos ini telah menyebar di beberapa daerah lain seperti Sulawesi.


Menabrak Kucing Membawa Sial

Orang yang menabrak kucing di jalanan akan mendapatkan musibah. Untuk itu, penting agar selalu berhati-hati agar terhindar dari mitos ini. Konon katanya, jika telah tertabrak sebaiknya kucing itu dipindahkan dari tengah jalan dan dikubur agar anda tidak terkena sial.


Bersiul di Malam Hari

Banyak orang tua yang melarang anaknya bersiul di saat sore dan malam hari. Mereka percaya jika bersiul di sore dan malam hari akan mengundang makhluk halus. Bersiul di malam hari juga bisa menyebabkan penghuni rumah akan mendapatkan gangguan mistis.


Menyapu Tidak Bersih, Akan Mendapatkan Musibah Brewokan

Mitos yang satu ini sering dijadikan bahan candaan, akan tetapi orang tua dulu percaya bahwa perempuan yang menyapi tidak bersih akan mendapatkan suami yang brewokan / jorok.


Makan di Depan Rumah

Menurut mitos budaya Jawa, makan di depan rumah akan mengurangi rezeki atau menyebabkan kesialan datang menimpa orang yang makan di depan rumah itu. Jika dipikir-pikir, memang makan di depan rumah adalah perbuatan yang tidak sopan.


Burung Gagak di Atas Rumah

Mitos ini tidak hanya beredar di masyarakat Jawa, tapi di beberapa daerah lain. Sebagian orang menganggap bahwa jika ada burung gagak terbang atau berputar-putar di atas rumah, artinya penghuni rumah akan sakit parah atau bahkan meninggal dunia.

Masyarakat Bugis yang ada di daerah Sulawesi Selatan pun mempercayai hal ini. Bahkan jika ada burung gagak berkeliaran di atas atap rumah, mereka mengatakan " Aja' mualaka dolo, laingnge mo dolo' mu ala" agar kesialan itu tidak terjadi.


Kupu-kupu Masuk Rumah

Beberapa orang percaya bahwa jika ada kupu-kupu masuk ke rumah makan rumah tersebut akan kedatangan tamu. Bisa jadi tamu itu seperti keluarga, sahabat, atau orang terdekat.


Burung Pipit Berkicau Terus Menerus

Sebagian orang percaya bahwa jika ada burung pipit berkicau secara terus menerus di halaman atau sekitar rumah, artinya rumah tersebut akan kedatangan tamu. Mitos lainnya yaitu jika burung pipiy bertengger di kanan rumah, maka tamu akan membawa kabar baik. Namunm apabila burung pipit bertengger di kiri rumah, maka tamu yang datang membawa kabar buruk.


Pamali Makan Dengan Tutup Piring

Sebenarnya, mitos ini ada benarnya juga. Tutup piring memang tidak layak digunakan untuk makan. Bayangkan kalau anda makan dengan menggunakan tutup piring, pasti makannya menjadi belepotan dan tak karuan. Orang tua jaman dulu percaya bahwa jika gadis makan dengan tutup piring tidak akan dapat jodoh.


Sebenarnya mitos berupa pamali hanyalah nasehat orang tua zaman dulu demi kebaikan kita sendiri, namun berkembang menjadi pamali yang diyakini memiliki kekuatan ilmu ghoib dan mistis. seperti Potong kuku malam-malam itu pamali.

Sebenarnya mitos ini dibuat untuk menghindari agar tangan orang tak terluka saat memotong kuku malam-malam. Apalagi zaman dulu belum ada penerangan listrik. Saat malam gelap, bisa-bisa bukan kuku yang terpotong, tapi tangan yang tergores

Sebaiknya kita mempercayainya hanya sebatas nasehat tidak lebih. Be Smart People Guys !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel