Hari Memotong Kuku Sesuai Anjuran Sunnah Rosul


Kebersihan adalah sebagian daripada Iman. Yah semua agama mengajarkan hal itu. Di dalam agama islam, kebersihan adalah sesuatu hal yang sering diajarkan kepada umatnya. Menjaga kebersihan adalah sangat penting, baik itu kebersihan rohani maupun kebersihan rohani. Salah satu cara membersihkan diri yaitu dengan memotong kuku.

Agama Islam telah menetapkan hari sunnah memotong kuku. Ajaran tersebut berupa larangan memotong kuku pada hari sabtu, sunnah potong kuku hari jumat, memotong kuku pada malam hari dan lain sebagainya.


Hari Memotong Kuku Sesuai Anjuran Sunnah Rosul


Dalam beberapa literatur agama Islam, ada hari-hari tertentu yang dianjutkan untuk memotong kuku.
Imam Ibnu Qosim al-Ghazi, dalam kitabnya Hasyiyah al-Bajuri menjelaskan bahwa memotong kuku disunnahkan pada hari Jumat, Senin, dan Kamis. Sebagaimana penjelasan dalam syair berikut;

“Seperti hari Jumat, hari-hari seperti Kamis dan Senin disunnahkan untuk memotong kuku, adapun hari selainnya sebagai berikut;

“Memotong kuku hari Sabtu menimbulkan penyakit yang menggerogoti tubuh. Melakukan hal serupa pada hari Ahad menyebabkan hilangnya barokah.”

“Dan pada hari keempat, yaitu Rabu, memotong kuku dapat menyebabkan buruk akhlak. Dan di hari Kamis, melakukannya mendatangkan kekayaan.”

“Dan menambah ilmu dan sifat santun, jika dilakukannya pada hari Jumat. Demikianlah kami riwayatkan dari Nabi SAW.”
Namun ada juga riwayat yang mengatakan bahwa memotong kuku tidak dibatasi terhadap hari-hari tertentu saja, tetapi bebas dan baik dilakukan pada semua hari. Hal ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah;
Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW pernah berkata :

“Barang siapa memotong kukunya pada hari Sabtu maka akan keluar darinya penyakit dan masuk ke dalamnya obat. Barang siapa memotong kukunya pada hari Ahad maka akan keluar darinya kemiskinan dan masuk ke dalamnya kekayaan. Barang siapa memotong kukunya pada hari Senin maka akan keluar darinya kecacatan dan masuk ke dalamnya kesehatan.”

“Barang siapa memotong kukunya pada hari Selasa maka akan keluar darinya penyakit barosh dan akan masuk ke dalamnya kesembuhan. Barang siapa memotong kukunya pada hari Rabu akan keluar darinya penyakit waswas dan ketakutan dan akan masuk ke dalamnya keamanan dan kesehatan. Barang siapa memotong kukunya pada hari Kamis akan keluar darinya penyakit kusta dan akan masuk ke dalamnya kesembuhan. Barang siapa memotong kukunya pada hari Jumat maka akan masuk ke dalamnya rahmat dan keluar darinya dosa-dosa.”


Berbeda dengan ulama-ulama Syafi'iyah mengemukakan pendapat bahwa hari yang  paling baik untuk memotong kuku adalah hari jumat. Tapi tidak ada larangan memotong kuku di hari lain selain hari jum'at. Jadi pada intinya memotong kuku bebas pada hari apa saja, namun dianjurkan pada hari Jumat. Karena di dalam agama Islam tidak ada batasan hari dan waktu untuk membersihkan diri.

Sekian tulisan saya yang membahas hari memotong kuku sesuai anjuran sunnah Rosul. Hari apa saja anda ingin membersihkan diri terserah dari diri anda. Karena membersihkan diri tidak memiliki batas waktu dan tempat. Semoga bermanfaat

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel