Daftar Isi

    Keberagaman agama, suku dan budaya Indonesia, menciptakan beragam tradisi Salah satunya di bulan Desember, dalam perayaan Natal Di berbagai daerah. Tau gak sih, kalo tradisi natal di berbagai daerah di Indonesia itu berbeda-beda loh!




    Ini dia tradisi natal di berbagai daerah di Indonesia


    Tradisi Lovely Desember Di Toraja


    Loveli Desember merupakan sebuah festival budaya dan pariwisata yang disenggarakan oleh pemerintah Daerah Toraja. Tradisi ini sebagai bentuk syukur untuk menyambut Natal dan tahun Baru. 


    Dalam festival ini, terdapat berbagai acara, seperti pameran kuliner dan kerajinan daerah / tradisonal. Pesta kembang api dan prosesi Lettoan menjadi puncak dari festival ini. Lettoan diadakan pada tanggal 26 Desember dan merupakan ritual mengarak Babi dengan simbol budaya yang mewakili tiga tingkat kehidupan manusia yaitu, Saritatolamban, Matahari, dan Bunga.



    Tradisi Natal Marbinda Di Sumatera Utara


    Marbinda murupakan tradisi Natal yang mengajak masyarakat setempat untuk mengumpulkan uang bersama dan digunakan untu membeli Hewan Kurban. Hewan kurban yang dipersembahkan beragam, seperti Babi, Lembu, atau Kerbau. Kemudian daging kurbannya akan dibagikan kepada warganya yang ikut mengumpulkan uang. tardisi ini dilakukan sebagai simbol kebersamaan dan gotong royong.



    Tradisi Meriam Bambu Di Flores 


    Dalam merayakan Natal, warga di Flores memiliki tradisi unik. Yaitu menyalakan meriam bambu. Selain tradisi meriam bambu, di Flores juga memiliki tradisi unik lainnya. Terdapat tradisi lomba membuat "kandang Natal" di gereja sebagai peringatan kelahitan Tuhan Yesus.



    Tradisi Rabo-rabo Di Jakarta


    Tidak banyak yang tahu, tradisi ini merupakan tradisi orang-orang keturunan Portugal yang tinggal di kampung Tugu, kawasan Cilincing. Dalam melakukan tradisi ini, warga akan mengunjungi gereja terdekat dan rumah warga lain sebagai bentuk kebersamaan.


    Dalam melakukan tradisi, terdapat iringan musik tradisional keroncong tugu dan tarian. Setelah memalukan tarian, puncak dari tradisi ini adalah warga akan mandi bedak warna warni sebagai simbol dari penebusan dosa dan permintaan maaf menjelang Tahun Baru.



    Wayang Kulit Kristus Yogyakarta


    Tradisi tersebut merupakan suatu bentuk perayaan Natal bagi warga Yogyakarta. Tradisi Wayang kulit ini bertujuan memperingati dan menceritakan kisah kelahiran Tuhan Yesus melalui Wayang.



    Kunci Taon Manado


    Pawai berkeliling kota dengan kostum unik dan lucu.



    Ngejot dan Penjor Bali


    Simbol kerukunan antar umat beragama, mengikat tali persaudaraan dengan kegiatan berbagi kuliner dengan tetangga.



    Bakar Batu Papua


    Bersyukur, berbagi dan menjalin kebersamaan dengan masak bersama-sama menggunakan batu panas.

    Artikel Terkait: