Fungsi Pawukon Kalender Jawa Kuno Dalam Menerawang Nasib


Ada banyak cara yang digunakan beberapa orang dalam menerawang nasib, Salah satunya dengan cara atau melalui tradisi adat seperti Pawukon alias wuku..

Pawukon biasanya sering disebut-sebut dengan kalender Jawa Kuno (penanggalan jawa). Bagi masyarakat Indonesia yang banyak memiliki suku dan budaya, tentu untuk hal-hal penentuan hari baik sangat penting terutama untuk orang Jawa dan Bali pada umumnya..

Cara menerawang nasinversi Jawa ini memang tidak begitu dikenal banyak orang. Padahal, Ketika melihat gambaran fisik, watak, dan naas seseorang, Pawukon lebih jitu dan akurat bila dibangdingkan dengan yang lain..

Berikut Fungsi Pawukon Kalender Jawa Kuno Dalam 

Menerawang Nasib..


Seperti pada umumnya menurut masyarakat Jawa, melakukan peristiwa penting pada hari-hari baik akan mendatangkan keuntungan dan keselamat serta terhindar dari musibah yang bisa saja terjadi tanpa anda ketahui..

Karena mereka mempercayainya, maka dari itu Pawukon masih sering digunakan sampai saat ini untuk menentukan nasib..

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menerawang nasib menggunakan pawukon menurut kalender jawa kuno, Penjelasannya ada dibawah ini, sebagai berikut..!!

Perhitungan Pawukon Menurut Kalender Jawa Kuno..


Pertama yang perlu anda perhatikan adalah bagaimana perhitungan Pawukon. Hal ini tentu sangat berbeda dengan perhitungan kalender Masehi ataupun kalender lainnya..

Biasanya kalender lainnya memiliki tahun, maka untuk Pawukon ini tidak ada tahun. Sedangkan di Pawukon terdapat nama kalender yang bernama wuku, dimana untuk 1 wuku adalah sama dengan 7 hari..

Kalender Pawukon memang sudah ada sejak zaman dahulu dimana Indonesia masih terdapat banyak kerajaan-kerajaan yang menguasai Negeri ini..

Untuk menghitung per tahunnya, biasanya Pawukon menggunakan jumlah 30 wuku dengan nama yang berbeda-beda dengan yang lain. Pawukon memiliki siklus juga yang ada di dalam kalendernya, yaitu diawali dengan wuku Sinta dan diakhiri dengan watu gunung lalu kembali lagi ke wuku pertama.

Fungsi Pawukon Dalam Menerawang Nasib..


Ada tiga fungsi pawukon dalam menerawang nasib seperti, hari baik, pasangan hidup dan ramalan! Untuk lebih jelas berikut 3 penjelasannya yang ada dibawah ini :

1.Pedoman Untuk Mengetahui Kapan Hari Baik Dan Buruk


Biasanya anda akan melakukan atauapun mengadakan suatu acara seperti pernikahan, khitanan, bahkan pembangunan rumah akan mengambil hari dan tanggal yang bagus untuk melakukan acara tersebut. Biasanya yang dimintai bantuan untuk membacanya adalah sesepuh desa yang sudah paham betul akan kalender Pawukon ini..


2.Pedoman Dalam mencocokan Pasangan Hidup


Untuk anda yang memiliki kekasih dan ingin menikahinya, Sangat doanjurkan untuk meminta sesepuh di tempat anda tinggal bila memang ada yang bisa untuk membacakan kecocokan kalian menjalani satu hubungan..

Dengan begitu, Anda bisa saja langsung yakin bahwa kekasih atau pilihan yang telah anda pilih memang adalah yang terbaik..


3.Pedoman Dalam Membaca Ramalan


Sama seperti ramalan-ramalan lain seperti zodiak dan shio, pakuwon juga bisa meramal nasib anda hanya dengan mengetahui hari dan tanggal lahir lahir..

Tidak seperti zodiak, pawukon bahkan bisa memprediksi nasib masa depan anda. Itulah informasi tentang kalender yang digunakan oleh masyarakat Jawa di zaman dahulu kala yang belum kita ketahui bersama..

Pawukon Lebih Komplet Dan Akurat


Karena Pawukon adalah ilmu tentang wuku yang bersifat baku berdasarkan buku babon yang ada. Tak berbeda dengan metode hitungan astrologi pada umumnya, wuku ini membagi hari kelahiran seseorang berdasarkan tanggal dan tahun kelahiran.

Hanya saja Pawukon mendasarkan perhitungannya menurut kalender Jawa. Wuku dalam bahasa Jawa kuno artinya pekan atau seminggu. Satu wuku artinya tujuh hari. Karya Pawukon bisa disejajarkan dengan sodiak Barat maupun Cina yang sudah dikenal luas..

Mungkin hanya itu yang bisa saya bagikan mengenai fungsi Pawukon atau kalender jawa kuno dalam menerawang nasib dalam kehidupan anda..

Semoga Bermanfaat..!!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel