Legenda Sumur-Sumur Yang Luber

Ini merupakan sebuah legenda Sumur Putri yang mana merupakan cerita rakyat yang berkembang, begitu pula certa tentang sebuah peninggalan bersejarah yang dikenal dengan Watu Lumpang, dimana juga ada tujuh sumur yang saling berhadapan walau hanya dalamnya 5 cm namun tak pernah kering .

Begitu Banyak legenda-legenda yang ada di Indonesia tentang sumur yang tak pernah kering yang sangat terkenal akan legenda cerita yang tersimpan disana.


Legenda Sumur-Sumur Yang Tak Pernah Luber

Air merupakan sumber yang utama bagi kehidupan manusia, kadang kala bila musim kemarau sumur-sumur pada mengering, sungai pun juga turut surut bahkan ada pula yang mengering.

Ada beberapa sumur yang memiliki suatu legenda yang mana sumur itu tak pernah kering dan konon sampai sekarang masih digunakan untuk meminta dan mendapatkan sesuatu dengan jalan mengadakan ritual disana antaranya.

1. Sumur Putri

Sumur Putri terkenal akan legendanya, konon dimana Sang Putri menceburkan diri ke sumur ber air hangat ini karena gagal bersanding dengan sang pujaan hatinya.

Pemandangan serta hawa sejuk dan nyaman bisa dirasakan saaat mengunjungi Sumur Putri yang berada di teluk Betung Selatan, Bandar Lampung.

Air Sumur Putri ini diyakini dapat mengobati beragam penyakit dan membawa berkah tersendiri, enteng jodoh dan obat awet muda. Air Sumur Putri yang dulunya panas ini walaupun  sekarang masih hangat sering ada penampakan pelangi yang kakinya mengarah ke Sumur Putri.

Karena kisah akan Sumur Putri ini  sudah melegenda sehingga dibuatlah sebuah lagu yang mana syair lagunya.

Sai puse ranggitan
anjak seunyin-unyinne
Kisah di sumur putri
nak raja ghek bidadari

Indahne kasih sayang
indah moneh alam raya
Lambang kemakmuran
tanoh Lampung tanoh lada

Way panas
mahilir diselah batu
Lambang kesaktian
sai abadi
oow..wow...

Disumur putri
mulei mekhanai bujanji
seurik semati
nandan cinta sai abadi

2. Watu Ketheng atau Watu Lumpang 

Situs Watu Ketheng atau Watu Lumpang merupakan peninggalan bersejarah sebagai pelengkap sarana ritual arwah nenek moyang.

Watu lumpang ini dahulu berada dekat lereng gunung slamet.Watu atau batu ini digunakan untuk kegiatan ritual pemujaan arwah nenek moyang.Watu lumpang hingga kini masih menjadi tempat bertapa bagi orang yang ingin penglarisan atau ngelap berkah.

Banyak yang datang ngelap berkah dihari Selasa Kliwon, Senin Wage dan Jumat Kliwon, kebanyakan yang datang ngelap berkah berasal dari luar desa Sambirata seperti Jawa Tengah, Jawa Timur maupun Jawa Barat.

Keunikan dari Watu Lumpang walaupun hujan  deras maupun gerimis air yang tertampung disana tak pernah luber, bila musim kemarau airnya akan surut dengan sendirinya akan tetapi tak pernah kering kerontang.

3. Tujuh Sumur

Tujuh sumur ini berada di Desa Mico, Kecamatan Palakka Kabupaten Bone Sulawesi selatan. Ketujuh sumur yang berdampingan ini walaupun hanya memiliki kedalaman sekitar 5 cm atau sepanjang telunjuk jari tak pernah airnya habis.
Yang mana air tujuh sumur ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit dalam dan bisa mengobati orang kesurupan.
Untuk perawatan ketujuh sumur ini masyarakat bergotong royong menjaganya, dengan  kondisi air yang tak pernah habis mengalir sehingga warga memanfaatkannya membuat kolam alamiah untuk penampungan dan berenang bersama keluarga.
Selain itu dilokasi yang sama terdapat kolam kecil, dimana kolam inilah warga kerap melempar telur ayam sebagai seserahan.
Banyaknya situs sejarah yang mana merupakan aset budaya Indonesia. Namun beberapa situs sejarah tersebut hampir punah tidak tersentuh oleh tangan pemerintah untuk mendapatkan perawatan dan pemeliharaan.

Semoga ini bisa menjadi pembelajaran bagi Kita dan Pemerintah bisa saling membantu menjaga situs-situs peninggalan bersejarah yang ada di Wilayah Indonesia dan mengangkat kisah-kisah yang ada. Sehingga anak cucu kita kelak bisa tahu tentang cerita dan legenda tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel