Penangkal Santet Secara Tradisional, Islam dan Katolik

Kadang di era masa kini orang sudah banyak yang tidak percaya akan adanya ilmu santet. Sering kita mendapati tetangga bahkan dalam keluarga kita sering merasakan sakit yang tak terhingga, di bawa berobat ke puskesmas, rumah sakit bahkan di bawa ke dokter spesialis, tapi tidak ada perubahan bahkan tambah parah. 

Dan melihat hal ini kadang ada orang menyarankan kita ke orang pintar atau paranormal. Setelah kita kesana ditunjukkanlah kita hal-hal yang aneh dan kadang tidak masuk diakal karena cara dan pengobatan dia. Dan setelah diterawang dan diobati kadang kita ditanyakan apakah orang yang melakukan santet ini dikembalikan ke pengirimnya.

Santet merupakan suatu ilmu untuk menyakiti seseorang lewat jarak jauh. Sakit hati dan dengki bisa membuat seseorang melakukan hal-hal yang menyesatkan yaitu dengan santet.

Kadang kita yang tidak paham dan tidak percaya akan itu sering menyepelekan hal begituan. Bagi yang terkena santet pasti mersakan sakit yang luar biasa. Kadang nyawa taruhannya.Jika sudah tau akan hal ini dan siapa yang melakukannya pasti akan timbul rasa dendam yang mendalam dan ingin membalasnya. 

Dalam hal ini ada beberapa cara dalam menangkal santet seperti



Penangkal Santet Secara Tradisional

Ada beberapa cara untuk mengembalikan santet kepada pemiliknya dengan mendatangi orang pintar.
Apabila kita ada perasaan yang ingin mencelakai dengan santet ada beberapa cara untuk menangkal santet secara tradisional seperti:

1. Telur Angsa Busuk

Dengan  telur angsa busuk ini di percaya dapat menangkal orang yang akan mengirimkan santet di rumah kita, telur angsa ini digantung disetiap sudut rumah.

2.  Banglai

Tanaman yang serumpun dengan tanaman jahe, lengkuas, kunyit. Banglai dapat dipercaya sebagai obat dan ampuh mengusir segala yang berbau mistik.

3. Bulu Landak

Bagi orang dayak bulu landak dapat membantu  segala yang mau mencelakai kita, seperti orang hamil dia akan selalu memakai bulu landak dengan menyematkan di rambutnya atau dia mengantonginya untuk menghalau hal-hal yang bisa mengganggu dalam kehamilannya. Seperti yang tidak nampak dimata kita dan orang yang ingin mengirimkan santet.

4. Bambu Kuning

Tanaman ini merupakan tanaman yang sudah susah didapati, tanaman yang rinbun  dan beruas kecil dipercaya dapat menangkal santet.

Masih banyak yang bisa digunakan dalam cara menangkal santet secara tradisional, dan ini juga dilakukan dengan keyakinan kita masing-masing.

Penangkal Santet Secara Islam

Adapun dalam agama ilmu santet itu memang ada. Di dalam santet merupakan suatu perbuatan syirik adapun ada beberapa yang bisa dilakukan dalam menangkal santet berdasarkan agama islam:

1.Membaca Al-Quran dan Berzikir.

Apabila kita kena santet dan kita biasa diRuqyah dimana hal ini di bacakan ayat-ayat suci Al-Quran dan berzikir.

Hal itu sesuai dengan hadis riwayat Abu Daud nomor 3884 dan Tirmidzi nomor 2057. Dari Imron bin Hushain, dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda

Arab: لاَ رُقْيَةَ إِلاَّ مِنْ عَيْنٍ أَوْ حُمَةٍ

Artinya: Tidak ada ruqyah kecuali pada penyakit karena mata hasad (dengki) atau karena sengatan binatang.


2. Dengan Membaca Ayat Kursi

Setelah sholat lima waktu juga dianjurkan untuk membaca ayat kursi . Ayat kursi juga sebaiknya dibaca setiap sebelum tidur. Dalam hadis Nabi Muhammad disebutkan, ‘Barangsiapa membaca ayat Kursi pada malam hari, Allah senantiasa menjaganya dan setan tidak mendekatinya sampai subuh’. (Baca juga: Keutamaan Ayat Kursi).

3. Membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas

Ketiga surat di atas dibaca sebanyak tiga kali pada pagi hari sesudah sholat subuh dan menjelang malam sesudah sholat maghrib. Hal ini sesuai dengan hadis riwayat Abu Dawud, At-Tirmidzi dan An-Nasa’i.

4. Membaca 2 ayat terakhir dari surat Al-Baqarah yaitu ayat 285 dan 286.

Dalam hadis Rasulullah saw, ‘Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surat al Baqarah pada malam hari, maka cukuplah baginya’.

5. Mandi Dengan Air Daun Bidara

Daun bidara adalah daun yang bentuknya kecil yang banyak tumbuh didaerah kering.  Dan untuk menghilangkan hal itu (santet) dengan membaca al Muawwidzatain dan al Falaq, an Naas serta ayat Kursi pada air daun bidara.

Dengan semua ini kita beristifar setiap saat dan menyerahkan semua ini kepada Allah SAW.

Penangkal Santet Secara Katolik

Adapun dalam Agama Katolik dalam menangkal ilmu hitam atau sering disebut santet, biasa dilakukan dengan sagramen dengan menggunakan media seperti di bawah :

1. Menggunakan Garam

Bagian lain Alkitab, seperti dalam Hakim-hakim 9:45 diceritakan tentang pertempuran Abimelekh melawan penduduk kota Sikhem. Abimelekh menduduki kota Sikhem, membunuh seluruh penduduknya, merobohkan kota itu dan selanjutnya dia menaburi kota itu dengan garam.

Apa maksud tindakan Abimelekh yang menaburi puing-puing kota yang sudah tak berpenghuni lagi itu dengan garam? Ada beberapa penafsiran sehubungan dengan tindakan seseorang yang menaburi garam.

Pertama, ada yang mengatakan bahwa tindakan ini adalah lambang “membuang sial” untuk kehancuran kota yang akan berlangsung terus menerus;

Kedua, menabur garam berarti tindakan melarang masuk ke kota; ketiga, tindakan membuang garam adalah untuk mencegah akibat kesalahan karena terjadinya penumpahan darah.

Dengan garam ini kita bisa menyimpulkan bahwa garam dapat membantu kita dengan perantaraan roh kudus.

2. Air Suci

Air suci melindungi kita dari yang jahat. Dalam doa pemberkatan air dalam ibadat, kita berdoa: “Tuhan, Allah yang Mahakuasa, pencipta segala yang hidup, baik tubuh maupun jiwa, kami mohon sudilah memberkati air ini, yang kami gunakan dalam iman untuk mengampuni dosa-dosa kami dan melindungi kami dari segala kelemahan dan kuasa jahat.

Tuhan, karena belas kasihan-Mu berilah kami air hidup, yang senantiasa memancar sebagai mata air keselamatan; bebaskan kami, jiwa dan raga, dari segala mara bahaya, dan ijinkan kami menghadap hadirat-Mu dengan hati yang murni.”

Air suci yang telah didoakan dapat membantu menangkal segala ilmu hitam yang akan mencoba mencelakai kita.

Semua yang telah dipaparkan di atas, dalam dunia ini santet merupakan perbuatan yang jahat yang sangat dibenci oleh Tuhan YME. Jadi kiranya kita sebagai manusia janganlah karena dendam dan iri akan membuat anda menempuh hal ini. Lebih baik kita berdoa dan berserah diri serta berusaha, biarlah semuanya itu Tuhan yang membalasnya.  

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel