Pesugihan Sanghyang Sirah di Ujung Kulon

Menyibak keindahan Taman Nasionl Ujung Kulon tidak hanya sebatas alamnya sajan namun kita juga bisa menyibak akan kisah mistis yang ada di belantara ujung kulon ini.

Goa Sanghyang yang ada di Semanjung Ujung Kulon termasuk salah satu objek wisata yang menarik akan tetapi jauh dan terpencilnya tempat tersebut membuat orang jarang berkunjung di goa misterius tersebut, karena akses yang dilalui harus dengan jalan kaki.


Mengenal dan Pantangan Yang Dilakukan di Sanghyang Sirah 

Sanghyang Sirah adalah tempat yang berada di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Yang mana arti dari Sanghyang Sirah tersendiri memiliki nama yang mana bisa diartikan "Sirah Jawa"  atau "Kepalanya Pulau Jawa". yang mana dikatakan demikian karena letaknya dan posisinya tepat di ujung paling barat Pulau jawa.

Petilasan Sanghyang Sirah ini dijadikan sebagai tujuan wisata dari penjuru negeri yang masih alami  dimana pemandangan pantai dan hutan sangat menawan yang tersembunyi di Kepala Pulau Jawa.

Sama dengan patilasan yang lainnya yang selalu dianggap keramat. Di mana Sanghyang Sirah ada beberapa pantangan yang harus di patuhi oleh para peziarah dan tak boleh melanggar.

Adapun Pantangannya Antara Lain :

  • Pengunjung tidak boleh menjelajah sendiri tampa izin dari kuncen
  • Tidak boleh sembarangan saat ingin buang air besar maupun buang kecil
  • Tidak boleh makan dan minum berdiri dan mengharuskan makan dan minum dalam keadaan duduk
  • Tidak mengeluh
  • Tidak bercanda berlebihan 
Banyak peziarah yang datang ke patilasan Prabu Munding Wangi yang berada di kawasain Sanghyang Sirih. Para peziarah biasanya mandi air laut di tempat itu karena diyakini memiliki khasiat. Para peziarah sering melakukan semedi berhari-hari dan membawa persembahan berupa kambing.

Juru kunci goa Sanghyang Sirih ini menurut Abah Surgani, di tempat ini merupakan tempat berkumpulnya karuhan Sunda, Wali Songo sampai Sang Ratu Pantai Selatan. Disekitar lokasi Gua Sanghyang Sirih ada 7 sumur yang dikeramatkan. Salah satu sumur berlokasi di dalam gua. Selain itu ada telaga yang airnya jernih dan dingin di dalam goa dan penduduk meyakini kalo mandi di telaga itu bisa mendapatkan mukjizat.

Adapun ritual ini dilakukan agar keinginannya dapat tercapai, baik itu kekayaan maupun jabatan. Dan ritual yang dilakukan tidak menggunakan tumbal.

Bila Anda memiliki keinginan untuk mengunjungi tempat tersebut, Anda akan menemukan suasana yang indah dan nyaman serta asrinya lingkungan yang ada disekitar Sanghyang Sirah di Ujung Kulon.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel